Trapped

Apa yang terjadi ketika dua orang yang saling menyukai memiliki perbedaan yang sangat mencolok? Tentu saja menyamakannya. Membuatnya sama seperti pasangannya dan akhirnya mereka bersama. Bukan begitu? Aku selalu memikirkan mengapa orang begitu suka mengumpat perbedaan. Sementara aku berharap aku dan dia berbeda! Aku berharap tak usah ada lagi kesamaan yang semakin membuatku muak dengan persamaan antara kami yang banyak orang membanggakannya.


Tentu saja aku tahu diri,jika aku bukan orang yang dia cintai. Dia punya orang lain yang jauh lebih penting dariku. Dan disana mereka. Di altar pernikahan. Mereka mengikat janji untuk selalu bersama. Dan lagi-lagi aku bertanya,berteriak dan memaki semua hal yang membuatku tak bisa mengatakan semua padanya. Hanya mengatakan “aku mencintaimu” pun tak bisa ku lakukan. Dan akhirnya terluka.

Dan kini disinilah aku. Mengiringi pernikahan mereka dengan bait lagu-lagu pernikahan yang,Yah… aku tahu bukannya lagu pernikahan selalu lebih baik jika didengarkan? Selalu lebih merdu dan menyejukan hati. Tapi kali ini. Aku mendengarkan lagu ini begitu menyeramkan. Seperti lagu kematian yang pelan-pelan membawaku keneraka dimana aku harus dibakar hidup-hidup disana.

“apa kau bersedia mencintainya selamanya,hidup bahagia dengannya dalam susah maupun senang,ada di sampingnya….”

Pendeta mulai membimbing mereka mengucapkan ikrar mereka. Dia terlihat tampan. Ya,dia tampan dimanapun dan kapanpun. Semua orang tahu itu.

“Ne”

‘deng’

Fals. Aku salah menekan tuts piano tepat saat dia mengucapkan kata ‘IA’ di depan pendeta itu. Lagu ini,lagu TVXQ berjudul Wedding Dress. Lagu yang punya judul yang sama dengan lagu milik Taeyang. Dua lagu yang bahkan menceritakan hal yang berbeda. Lagu duka dan bahagia. Tiba-tiba aku sangat ingin memainakan lagu milik Taeyang. Bukan milik TVXQ.

Dia menatapku dengan senyum badut andalannya. Senyum malaikat yang selalu membuat hatiku merasa tenang. Tenang karna dia baik-baik saja. Sejurus kemudian dia mencium bibir pengantinnya. Dan tanpa sadar airmata ini menetes lagi dipipiku. Aku memalingkan wajahku. Kau tak boleh melihat ini. Tak boleh melihatku menangis seperti ini. Tak boleh. Tuhan,kali ini di hadapanmu,bolehkan aku bertanya? Mengapa aku tak bisa bersamanya?

Ku hentikan permaianku saat riuh tepuk tangan mengiringi tawa mereka di pelaminan. Aku mengingkir dari tempat itu. Sesak. Rasanya sangat sesak saat melihatnya memeluk orang lain. Ah kenapa rasanya sesakit ini sekarang?

Sekarang,aku terdiam di dalam mobilku. Entah mengapa semua kenangan yang telah kami lalui seperti kaset lama yang terus berputar di otakku

“siapa aku untukmu?”

“kau bintang,bintang yang bersinar”

Aku bahkan masih mengingat saat dimana aku mulai meyakini perasaan menjijikan ini ada di dalam dadaku. Saat itu,aku bahkan seperti ini. Sesesak ini,aku dan dia sama. Terlalu sama untuk bisa berbeda.

“siwon-ah,saranghae”gumamku. Untuk yang terakhir kalinya. Mian. Mian,Saranghanda…

‘tok..tok’

“Gyu-ah….keluarlah semua mencarimu,kajja,kita harus berfoto bersama mereka!!”aku mendengar ketukan dan teriakan orang dari luar. Ku hapus air mataku kasar

“ne,sungmin hyung”jawabku lalu menghambur di pelukannya

“apa yang terjadi padamu?”

“hyung,apa salahnya saat cinta itu sama?”tanyaku lirih

“ne?”

“anniya….hanya bertanya,kajja,kita harus berfoto bersama mereka sungmin-ah”

aku berlari mendahului Sungmin hyung yang mengejarku dari belakang sambil mengumpatku.

Apa yang salah,saat persamaan justru membuat kita tak pernah,tak akan pernah bisa bersama? Siwon-ah…aku selalu berdoa,semoga aku dan kau dipertemukan lagi di kehidupan selanjutnya. Dan aku berharap saat itu aku takan lagi takut mengatakan “aku mencintaimu”

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s